Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menghilangkan Protected View Microsoft Office

Protected View adalah fitur keamanan yang diterapkan oleh Microsoft Office untuk melindungi pengguna dari potensi ancaman keamanan saat membuka file yang diunduh dari internet atau file yang dianggap tidak aman. Namun, bagi beberapa pengguna, fitur ini dapat menjadi penghalang untuk mengedit atau bekerja dengan cepat pada dokumen. Jika Kamu sedang mengalami masalah ini, jangan khawatir! Artikel ini akan memberikan langkah-langkah lengkap tentang cara menghilangkan Protected View Microsoft Office sehingga Kamu dapat dengan bebas mengedit dan bekerja dengan file-file tersebut.

Sebelum kita membahas langkah-langkahnya, penting untuk diingat bahwa menghilangkan Protected View bisa meningkatkan risiko keamanan Kamu. Pastikan Kamu hanya melakukannya pada file-file yang benar-benar dapat dipercaya. Jika Kamu yakin dengan asal-usul file dan sumbernya, berikut adalah langkah-langkah yang perlu Kamu ikuti untuk menghilangkan Protected View pada Microsoft Office:

Mengubah Pengaturan Keamanan Office

Langkah pertama yang harus Kamu lakukan adalah mengubah pengaturan keamanan Office. Pengaturan ini memungkinkan Kamu mengontrol bagaimana Microsoft Office menangani file yang diunduh dari internet atau file yang dianggap tidak aman. Untuk melakukannya, ikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1: Buka Aplikasi Microsoft Office

Pertama, buka aplikasi Microsoft Office yang ingin Kamu gunakan, seperti Microsoft Word, Excel, atau PowerPoint. Setelah aplikasi terbuka, klik pada menu "File" di bagian atas layar.

Langkah 2: Buka Opsi Keamanan

Pada menu "File", pilih "Opsi" atau "Options" (tergantung pada versi Office yang Kamu gunakan). Opsi ini akan membuka jendela pengaturan Office.

Langkah 3: Pilih Opsi Trust Center

Di jendela pengaturan Office, cari dan pilih opsi "Trust Center" atau "Pusat Kepercayaan". Opsi ini akan membuka pengaturan keamanan Office.

Langkah 4: Buka Pengaturan Protected View

Di dalam Trust Center, temukan dan pilih opsi "Protected View" atau "Protected View Settings". Opsi ini akan membuka pengaturan Protected View.

Langkah 5: Mengubah Pengaturan Protected View

Setelah pengaturan Protected View terbuka, Kamu dapat mengubah pengaturannya sesuai kebutuhan Kamu. Ada beberapa opsi yang dapat Kamu ubah, seperti:

  • Mengaktifkan atau menonaktifkan Protected View untuk file yang diunduh dari internet.
  • Mengaktifkan atau menonaktifkan Protected View untuk file yang berasal dari lokasi yang tidak dapat dipercaya.
  • Mengaktifkan atau menonaktifkan Protected View untuk file yang mengandung makro.

Pilih opsi yang ingin Kamu ubah, dan sesuaikan pengaturannya sesuai dengan preferensi Kamu. Setelah selesai, klik "OK" atau "Apply" untuk menyimpan pengaturan yang baru.

Menghapus File yang Diblokir

File yang telah diblokir oleh Protected View juga dapat menyebabkan masalah saat membuka file. Untuk menghapus file yang diblokir, ikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1: Buka File yang Diblokir

Pertama, buka aplikasi Microsoft Office dan pilih opsi untuk membuka file yang diblokir. Setelah Kamu memilih file, file tersebut akan terbuka dalam Protected View.

Langkah 2: Buka Informasi File

Setelah file terbuka dalam Protected View, klik pada tab "File" di bagian atas layar. Di dalam tab tersebut, cari dan pilih opsi "Info" atau "Information". Opsi ini akan membuka informasi file.

Langkah 3: Hapus Blokir File

Di dalam informasi file, cari dan pilih opsi "Enable Editing" atau "Aktifkan Pengeditan". Opsi ini akan menghapus blokir Protected View pada file tersebut, sehingga Kamu dapat mengeditnya dengan bebas. Setelah itu, Kamu dapat menyimpan file yang telah diubah.

Mengatur Lokasi Aman

Mengatur lokasi aman adalah langkah penting dalam menghilangkan Protected View pada Microsoft Office. Lokasi aman adalah folder atau lokasi di komputer Kamu yang dianggap aman oleh Office, sehingga file-file di lokasi tersebut tidak akan dibuka dalam Protected View. Berikut adalah langkah-langkahnya:

Langkah 1: Buka Opsi Trust Center

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, buka aplikasi Microsoft Office dan pilih opsi "Opsi" atau "Options" pada menu "File". Pilih opsi "Trust Center" atau "Pusat Kepercayaan" untuk membuka pengaturan keamanan Office.

Langkah 2: Buka Pengaturan Keamanan File

Di dalam Trust Center, cari dan pilih opsi "File Block Settings" atau "Pengaturan Blokir File". Opsi ini akan membuka pengaturan keamanan file Office.

Langkah 3: Tambahkan Lokasi Aman

Di dalam pengaturan keamanan file, temukan bagian "Lokasi Aman" atau "Trusted Locations". Pilih opsi "Tambahkan Lokasi Baru" atau "Add New Location" untuk menambahkan lokasi aman baru.

Langkah 4: Pilih Lokasi Aman

Setelah memilih opsi untuk menambahkan lokasi baru, Kamu akan diminta untuk memilih folder atau lokasi di komputer Kamu yang ingin Kamu jadikan sebagai lokasi aman. Pilih folder atau lokasi tersebut, lalu klik "OK" atau "Apply" untuk menyimpan pengaturan.

Dengan mengatur lokasi aman, file-file yang berada di lokasi tersebut tidak akan dibuka dalam Protected View saat Kamu membukanya menggunakan aplikasi Microsoft Office.

Mengubah Pengaturan Makro

Protected View juga dapat menghalangi penggunaan makro pada file. Makro adalah serangkaian perintah atau tindakan yang dapat dieksekusi secara otomatis dalam aplikasi Office. Jika Kamu ingin mengubah pengaturan makro, ikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1: Buka Opsi Trust Center

Seperti langkah-langkah sebelumnya, buka aplikasi Microsoft Office dan pilih opsi "Opsi" atau "Options" pada menu "File". Pilih opsi "Trust Center" atau "Pusat Kepercayaan" untuk membuka pengaturan keamanan Office.

Langkah 2: Buka Pengaturan Makro

Di dalam Trust Center, cari dan pilih opsi "Macro Settings" atau "Pengaturan Makro". Opsi ini akan membuka pengaturan makro di Office.

Langkah 3: Pilih Pengaturan Makro

Setelah pengaturan makro terbuka, Kamu dapat memilih pengaturan yang sesuai dengan kebutuhan Kamu. Ada beberapa opsi pengaturan makro yang tersedia, seperti:

  • Mengaktifkan atau menonaktifkan semua makro.
  • Mengaktifkan atau menonaktifkan makro hanya untuk file yang diunduh dari internet.
  • Mengaktifkan atau menonaktifkan makro hanya untuk file yang berasal dari lokasi yang tidak dapat dipercaya.

Pilih opsi yang ingin Kamu ubah, dan sesuaikan pengaturannya sesuai dengan kebutuhan Kamu. Setelah selesai, klik "OK" atau "Apply" untuk menyimpan pengaturan yang baru.

Mengupdate Microsoft Office

Kadang-kadang, masalah Protected View dapat diselesaikan dengan mengupdate Microsoft Office Kamu ke versi terbaru. Pembaruan ini dapat memperbaiki bug atau masalah keamanan yang mungkin ada pada versi sebelumnya. Ikuti langkah-langkah berikut untuk mengupdate Microsoft Office:Langkah 1: Buka Aplikasi Microsoft Office

Pertama, buka aplikasi Microsoft Office yang ingin Kamu update, seperti Microsoft Word, Excel, atau PowerPoint. Setelah aplikasi terbuka, klik pada menu "File" di bagian atas layar.

Langkah 2: Buka Opsi Akun

Pada menu "File", pilih "Akun" atau "Account" (tergantung pada versi Office yang Kamu gunakan). Opsi ini akan membuka pengaturan akun Office.

Langkah 3: Periksa Pembaruan

Di dalam pengaturan akun, cari dan pilih opsi "Periksa Pembaruan" atau "Check for Updates". Opsi ini akan memeriksa apakah ada pembaruan tersedia untuk aplikasi Office Kamu.

Langkah 4: Unduh dan Instal Pembaruan

Jika ada pembaruan yang tersedia, ikuti petunjuk untuk mengunduh dan menginstalnya. Pastikan Kamu memiliki koneksi internet yang stabil saat mengunduh pembaruan. Setelah pembaruan selesai diunduh, aplikasi Office Kamu akan diperbarui ke versi terbaru.

Setelah Kamu berhasil mengupdate Microsoft Office, coba buka kembali file yang sebelumnya dibuka dalam Protected View. Jika pembaruan berhasil, file tersebut sekarang harus terbuka tanpa Protected View.

Menggunakan Fitur Trust Center

Fitur Trust Center dapat membantu Kamu mengelola pengaturan keamanan Office secara lebih terperinci. Dengan mengakses Trust Center, Kamu dapat mengatur preferensi untuk menghilangkan Protected View. Berikut adalah langkah-langkahnya:

Langkah 1: Buka Opsi Trust Center

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, buka aplikasi Microsoft Office dan pilih opsi "Opsi" atau "Options" pada menu "File". Pilih opsi "Trust Center" atau "Pusat Kepercayaan" untuk membuka pengaturan keamanan Office.

Langkah 2: Telusuri Pengaturan Trust Center

Di dalam Trust Center, cari dan telusuri pengaturan yang berkaitan dengan Protected View. Ada beberapa opsi pengaturan yang dapat Kamu sesuaikan, seperti:

  • Mengaktifkan atau menonaktifkan Protected View untuk file yang diunduh dari internet.
  • Mengaktifkan atau menonaktifkan Protected View untuk file yang berasal dari lokasi yang tidak dapat dipercaya.
  • Mengaktifkan atau menonaktifkan Protected View untuk file yang mengandung makro.

Pilih opsi yang ingin Kamu ubah, dan sesuaikan pengaturannya sesuai dengan preferensi Kamu. Setelah selesai, klik "OK" atau "Apply" untuk menyimpan pengaturan yang baru.

Menggunakan Fitur Office Safe Mode

Jika semua langkah sebelumnya tidak berhasil, Kamu dapat mencoba menggunakan fitur Office Safe Mode. Office Safe Mode memungkinkan Kamu untuk membuka aplikasi Office dalam mode yang lebih aman, dengan fitur-fitur tambahan dinonaktifkan. Untuk menggunakan fitur ini, ikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1: Tutup Semua Aplikasi Office

Pertama, pastikan Kamu menutup semua aplikasi Office yang sedang berjalan. Hal ini penting untuk memastikan Office Safe Mode dapat berjalan dengan baik.

Langkah 2: Buka Aplikasi Office dengan Mode Aman

Setelah semua aplikasi Office ditutup, buka aplikasi Office yang ingin Kamu gunakan dengan menekan tombol "Ctrl" dan mengklik ikon aplikasi tersebut. Misalnya, untuk membuka Microsoft Word dengan Office Safe Mode, tekan "Ctrl" dan klik ikon Microsoft Word.

Langkah 3: Konfirmasi Office Safe Mode

Setelah Kamu melakukan langkah sebelumnya, Office akan membuka jendela konfirmasi untuk memastikan apakah Kamu ingin membuka aplikasi dalam Office Safe Mode. Klik "Yes" atau "Ya" untuk mengkonfirmasi.

Setelah Office terbuka dalam Office Safe Mode, coba buka kembali file yang sebelumnya dibuka dalam Protected View. Dalam Office Safe Mode, Protected View akan dinonaktifkan, sehingga Kamu dapat mengedit dan bekerja dengan file tersebut.

Menggunakan Group Policy Editor

Jika Kamu menggunakan versi Office Professional Plus atau Office 365 Professional Plus, Kamu dapat menggunakan Group Policy Editor untuk menghilangkan Protected View. Group Policy Editor adalah alat pengaturan kebijakan yang memungkinkan administrator sistem untuk mengontrol penggunaan dan konfigurasi Office. Berikut adalah langkah-langkahnya:

Langkah 1: Buka Group Policy Editor

Pertama, buka Group Policy Editor pada komputer Kamu. Kamu dapat melakukannya dengan menekan tombol "Windows" + "R", lalu mengetik "gpedit.msc" dan menekan Enter.

Langkah 2: Telusuri Konfigurasi Group Policy Office

Di dalam Group Policy Editor, telusuri konfigurasi Group Policy untuk Office. Kamu dapat melakukannya dengan membuka "Computer Configuration", lalu "Administrative Templates", dan "Microsoft Office". Di dalam folder Microsoft Office, cari dan buka folder yang sesuai dengan versi Office yang Kamu gunakan.

Langkah 3: Mengubah Pengaturan Group Policy

Setelah Kamu membuka folder Office yang sesuai, Kamu akan melihat beberapa pengaturan Group Policy yang dapat Kamu ubah. Cari dan pilih pengaturan yang berkaitan dengan Protected View, seperti "Enable Protected View for files originating from the Internet" (Aktifkan Protected View untuk file yang berasal dari internet) atau "Enable Protected View for files located in potentially unsafe locations" (Aktifkan Protected View untuk file yang berada di lokasi yang mungkin tidak aman). Double klik pada pengaturan yang ingin Kamu ubah, lalu pilih opsi "Disabled" atau "Nonaktifkan". Klik "OK" untuk menyimpan pengaturan.

Setelah Kamu mengubah pengaturan Group Policy, coba buka kembali file yang sebelumnya dibuka dalam Protected View. Protected View akan dinonaktifkan sesuai dengan pengaturan yang Kamu ubah dalam Group Policy Editor.

Menggunakan Regedit

Jika Kamu memiliki pengetahuan tentang Regedit (Editor Registry Windows), Kamu dapat menggunakan metode ini untuk menghilangkan Protected View. Regedit adalah alat pengaturan yang memungkinkan Kamu mengedit registri sistem Windows. Pastikan Kamu berhati-hati saat menggunakan Regedit, karena kesalahan dalam mengedit registri dapat menyebabkan masalah pada sistem operasi Kamu. Berikut adalah langkah-langkahnya:

Langkah 1: Buka Regedit

Pertama, buka Regedit dengan menekan tombol "Windows" + "R", lalu mengetik "regedit" dan menekan Enter. Hal ini akan membuka Editor Registry Windows.

Langkah 2: Telusuri Registry Office

Di dalam Regedit, telusuri registry Office dengan membuka folder "HKEY_CURRENT_USER", lalu "Software", dan "Microsoft". Di dalam folder Microsoft, cari dan buka folder yang sesuai dengan versi Office yang Kamu gunakan.

Langkah 3: Mengubah Pengaturan Registry

Setelah Kamu membuka folder Office yang sesuai, Kamu akan melihat beberapa kunci registry yang terkait dengan Office. Cari dan pilih kunci registry yang berkaitan dengan Protected View, seperti "DisableInternetFilesInPV" atau "DisableUnsafeLocationsInPV". Klik kanan pada kunci registry tersebut, pilih "Modify" atau "Ubah", lalu ubah nilai kunci menjadi "1" untuk menonaktifkan Protected View. Klik "OK" untuk menyimpan perubahan.

Setelah Kamu mengubah pengaturan registry, coba buka kembali file yang sebelumnya dibuka dalam Protected View. Protected View akan dinonaktifkan sesuai dengan pengaturan registry yang Kamu ubah.

Menghubungi Dukungan Microsoft

Jika semua langkah di atas gagal, langkah terakhir yang dapat Kamu lakukan adalah menghubungi dukungan Microsoft. Dukungan Microsoft akan membantu Kamu menyelesaikan masalahini dengan cepat dan efisien. Mereka memiliki tim ahli yang siap membantu Kamu menyelesaikan masalah Protected View pada Microsoft Office. Untuk menghubungi dukungan Microsoft, Kamu dapat mengunjungi situs web resmi Microsoft dan mencari opsi dukungan atau layanan pelanggan. Di sana, Kamu akan menemukan informasi kontak, seperti nomor telepon atau alamat email, yang dapat Kamu gunakan untuk menghubungi tim dukungan Microsoft.

Sebelum menghubungi dukungan Microsoft, pastikan Kamu telah mencoba semua langkah-langkah sebelumnya yang dijelaskan dalam artikel ini. Sampaikan kepada tim dukungan apa yang telah Kamu lakukan dan hasil yang Kamu peroleh, sehingga mereka dapat memberikan solusi yang lebih spesifik dan sesuai dengan situasi Kamu.

Dalam kesimpulan, menghilangkan Protected View pada Microsoft Office bisa menjadi langkah yang berguna jika Kamu membutuhkan akses cepat untuk mengedit atau bekerja dengan file-file tertentu. Namun, pastikan Kamu melakukan langkah-langkah ini dengan hati-hati dan hanya pada file-file yang dapat dipercaya untuk menjaga keamanan komputer Kamu.

Artikel ini telah memberikan langkah-langkah detail dan komprehensif tentang cara menghilangkan Protected View pada Microsoft Office. Mulai dari mengubah pengaturan keamanan Office, menghapus file yang diblokir, mengatur lokasi aman, mengubah pengaturan makro, mengupdate Microsoft Office, menggunakan fitur Trust Center, menggunakan Office Safe Mode, menggunakan Group Policy Editor, menggunakan Regedit, hingga menghubungi dukungan Microsoft, semua langkah-langkah ini dapat Kamu coba untuk mengatasi masalah Protected View.

Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu Kamu dalam mengatasi masalah Protected View pada Microsoft Office. Dengan mengikuti langkah-langkah yang dijelaskan, Kamu dapat dengan mudah menghilangkan Protected View dan bekerja dengan file-file Office tanpa hambatan. Selamat mencoba!

Posting Komentar untuk "Cara Menghilangkan Protected View Microsoft Office"

Daftar Isi [
tampilkan
]